Akademik

Seminar Nasional: AI dan Masa Depan Pekerjaan

Humas STMIK Samarinda10 Oktober 20246 menit baca

Samarinda, 10 Oktober 2024 - STMIK Samarinda sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk "Artificial Intelligence dan Masa Depan Pekerjaan: Tantangan dan Peluang di Era Digital" yang berlangsung di Aula Utama Kampus pada Sabtu, 10 Oktober 2024.

Seminar yang dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai kalangan ini menghadirkan tiga pembicara utama yang merupakan pakar di bidang teknologi dan ketenagakerjaan.

Pembicara Pertama: Transformasi Digital di Dunia Kerja

Dr. Bambang Susanto, Chief Technology Officer dari salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia, membuka sesi dengan membahas bagaimana AI telah mengubah lanskap dunia kerja dalam beberapa tahun terakhir.

"Dalam lima tahun terakhir, kita melihat perubahan yang sangat signifikan dalam cara perusahaan beroperasi. Banyak tugas-tugas repetitif yang sekarang sudah diambil alih oleh sistem otomatis berbasis AI. Namun, ini bukan berarti pekerjaan manusia akan hilang. Justru, muncul jenis-jenis pekerjaan baru yang membutuhkan keahlian yang berbeda," jelas Dr. Bambang.

Pembicara Kedua: Skill yang Dibutuhkan di Era AI

Prof. Dr. Dewi Anggraini dari Universitas Indonesia membahas tentang keterampilan-keterampilan yang akan semakin dibutuhkan di era AI. Menurutnya, soft skill seperti kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kecerdasan emosional akan menjadi sangat berharga.

"Mesin mungkin bisa melakukan perhitungan dengan sangat cepat dan akurat, tapi mereka tidak bisa berempati, tidak bisa berpikir kreatif seperti manusia, dan tidak bisa beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga. Inilah keunggulan manusia yang harus terus kita kembangkan," ujar Prof. Dewi.

Pembicara Ketiga: Persiapan Generasi Muda

Pembicara ketiga, Rudi Hartono, seorang praktisi startup yang telah sukses mengembangkan beberapa perusahaan teknologi, memberikan tips praktis bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi era AI.

"Jangan takut dengan AI. Jadikan AI sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas kalian. Yang penting adalah terus belajar, terus beradaptasi, dan jangan pernah berhenti mengembangkan diri," pesan Rudi kepada para mahasiswa.

Diskusi Panel yang Interaktif

Seminar ditutup dengan sesi diskusi panel yang sangat interaktif. Peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar prospek karir di bidang teknologi, cara memulai startup, hingga bagaimana menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan kehidupan sehari-hari.

Ketua Panitia, Dr. Fadli Rahman, M.Kom, menyatakan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen STMIK Samarinda untuk mempersiapkan mahasiswanya menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

"Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya menguasai teknologi, tapi juga memahami konteks yang lebih luas tentang bagaimana teknologi ini akan berdampak pada masyarakat. Seminar seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan mereka," tutup Dr. Fadli.

Tertarik Bergabung?

Daftarkan diri Anda sebagai mahasiswa baru STMIK Samarinda

Kategori

Prestasi
Akademik
Kemahasiswaan
Pengumuman
Kerjasama